Total Tayangan Halaman

Minggu, 16 Januari 2011

Serba-serbi (puisi 1)

DOA  
(oleh Chairil Anwar)

Kepada pemeluk teguh
Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namamu
Biar susah sungguh mengingat Kau penuh seluruh

CayaMu panas suci  
Tinggal kerdip lilin di kelam sunyi

Tuhanku
Aku hilang bentuk  
Remuk

Tuhanku
Aku mengembara di negeri asing


Tuhanku  
Di pintuMu aku mengetuk
Aku tidak bisa berpaling
 

Sabtu, 15 Januari 2011

Seni dan Budaya

BUDAYA diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Budaya adalah cara hidup sesuatu bangsa atau umat. Budaya tidak lagi dilihat sebagai pancaran ilmu dan pemikiran yang tinggi dan murni dari sesuatu bangsa untuk mengatur kehidupan berasaskan peradaban. Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat.

SENI adalah sebuah kata yang semua orang di pastikan mengenalnya, walaupun dengan kadar pemahaman yang berbeda. Konsep seni terus berkembang sejalan dengan berkembangnya kebudayaan dan kehidupan masyarakat yang dinamis.

Kekayaan etnis dan budaya yang dimiliki Malang berpengaruh terhadap kesenian tradisional yang ada. Salah satunya  berpengaruh terhadap kesenian tradisiuonal di Dusun Tanjung. Etnik masyarakat di daerah ini  termasuk tergolong masyarakat yang  religius, dinamis, suka bekerja keras, lugas dan bangga dengan identitasnya sebagai Arek Malang (AREMA) serta menjunjung tinggi kebersamaan. 

Hasil kebudayaan yang saat ini masih dipertahankan di daerah ini seperti selamatan desa yang dikenal oleh masyarakat sebagai "grebeg desa" merupakan acara tahunan yang diadakan di lokasi Pesarean Mbh Tanjung dengan menggelar doa bersama dan diikuti oleh sajian berupa tumpeng dari masyarakat yang nantinya akan diperebutkan. 

Grebeg Desa


Selain itu, Sendra tari, saat ini bertambah kesenian baru yang kian berkembang pesat di daerah ini yaitu kesenian “BANTENGAN” kesenian ini merupakan hasil dari kreatifitas masyarakat asli malang, sejak dahulu sebenarnya kesenian ini sudah dikenal oleh masyarakat malang namun baru sekaranglah “BANTENGAN” lebih dikenal oleh masyarakat tidak hanya masyarakat lokal namun juga luar daerah bahkan mancanegara. Pergelaran bantengan hampir setiap acara seperti pernikahan, selamatan bahkan perayaan hari besar baik keagamaan maupun peringatan hari kemerdekaan. Hal ini sangat perlu mendapat apresiasi dari seluruh masyarakat.
 

Jumat, 14 Januari 2011

Serba-serbi (kata mutiara 1)

“Sebagian kita seperti tinta dan sebagian lagi seperti kertas. Dan jika bukan karena hitamnya sebagian kita, sebagian kita akan bisu. Dan jika bukan karena putihnya sebagian kita, sebagian kita akan buta.” (Khalil Gibran)

Sejarah

"DUSUN TANJUNG"

Merupakan sebuah pedusunan yang terletak di daerah Desa Banjararum Kecamatan Singosari. Dulunya Dusun Tanjung merupakan sebuah hutan yang lebat. Pasangan suami dan istri melakukan "babat alas" yang digunkan untuk menempati wilayah hutan tersebut dan dijadikan sebuah perkampungan. Kedua pasangan suami istri tersebut sekarang dikenang dengan nama Mbah Tanjung. Almarhum keduanya dimakamkan di sebuah Pesarean Joglo yang digunakan untuk mengenang keduanya sebagai Tetuah Dusun sekaligus pendirinya .

Pesarean Mbah Tanjung